Halaman : 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37


Mahasiswa Jurusan PMI FDK IAIN Mataram 'Kaya Kreasi' By : admin
   

Itulah sebutan yang pantas bagi mahasiswa PMI FDK IAIN Mataram, berawal dari praktikum rutin yang dilakukan mahasiswa jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) IAIN mataram semester genap tahun akademik 2012/2013, yang telah berakhir tanggal 29 mei 2013 yang lalu. Praktikum ini bertujuan untuk mempraktikkan teori-teori yang telah diperoleh di kursi kampus, sementara itu ketua jurusan PMI Murdianto Jerat,M.Si didampingi sekjurnya Najamudin, M.Si, mengatakan bahwa praktikum ini merupakan awal dari proses pendewasaan mahasiswa, karena praktikum ini dapat melatih mahasiswa untuk menumbuhkembangkan bakat dan minat yang terpendam sekaligus sebagai tempat mahasiswa untuk "berkreasi mandiri" lewat praktikum ini juga dijadikan sebagai ajang sosialisasi dan kerjasama lembaga dengan instansi atau lembaga terkait.
Jenis praktikum semester genap ini yaitu ; Praktikum Retorika Dakwah untuk semester II, Manajemen ZIS (IV) dan Praktikum Riset Aksi (VI). Dari Praktikum Retorika, mahasiswa diharapkan mampu merancang atau menguasai dan bisa tampil dipanggung publik, sementara praktikum Manajemen ZIS yang lokasi praktikumnya di dua tempat yaitu di DASI NTB dan di Rumah Yatim, dari praktikum ini diharapkan mahasiswa dapat memahami manajemen pendataan Muzakki, pengumpulan dana ZIZ, pembukuan serta pendayagunaan. Sedangkan Praktikum Riset Aksi mahasiswa diterjunkan kelapangan untuk mendampingi komunitas masyarakat yang termarjinalkan dengan tahapan-tahapan 1)Participatory Assesment, 2) Participatory Planning, 3)Participatory Action dan 4)Tahap Reflection.
Bermodalkan berbagai macam teori-teori dan pelatihan-pelatihan yang diperoleh di kursi kampus, seperti Pelatihan Peksos, pelatihan Desain Grafis, pelatihan kaligrafi dan lain-lain. Walaupun praktikum mahasiswa berakhir, mahasiswa Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) tetap berkreasi ini terlihat dari aktivitas mahasiswa khususnya mahasiswa semester VI, selesai praktikum mahasiswa langsung menawarkan pembuatan TAS MUNGIL difasilitasi oleh lembaga terutama jurusan yang berlogokan Fakultas Dakwah dan Komunikasi serta terdapat tulisan Kreatifitas Mahasiswa Jurusan Pengembangan Masyarakat (PMI) Tahun 2013, disamping itu juga mahasiswa telah banyak melahirkan karya-karya kaligrafi yang sudah diberikan ke beberapa instansi, karena salah satu dari mahasiswa PMI telah dua kali mendapakan juara I kaligrafi tingkat Propinsi serta dua kali mewakili NTB di tingkat Nasional. Karya-karya cantik mahasiswa PMI tersebut pada tahap awal akan bekerjasama dengan Waserda KPRI IAIN Mataram.

 
FITK IAIN Mataram Gelar Seminar Nasional By : admin
   

Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN Mataram Sabtu 04 Mei 2013 menggelar seminar Nasional dengan tema "Menjawab Problematika Pendidikan Islam di Indonesia" di Jayakarta Hotel Senggigi. Seminar ini menghadirkan Nara sumber Nasional seperti Wakil Menteri BUMN Dr. Mahmuddin Yasin, MBA, Direktur Diktis Kemenag RI Prof. Dr. Dede Rosyada, MA, dan beberapa Pakar Kurikulum Nasional lainya, serta Guru Besar Manajemen dan Administrasi Pendidikan IAIN Mataram Prof. Dr. Hj. Sri Banun Muslim, M.Pd
Seminar ini tidak hanya dihadiri oleh 129 orang Dosen FITK IAIN Mataram dan Ketua atau Dekan 18 PTAIS se-Lombok, seminar ini juga diramaikan oleh peserta nasional yaitu hadirnya 20 orang Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan IAIN/UIN se-Indonesia, tutur HM. Zaki dan Abdul Quddus Selaku Panitia
Dalam sambutannya, Dekan FITK IAIN Mataram, Dr. Muhammad. M.Pd mengatakan bahwa alasan penyelenggaraan seminar ini adalah untuk merespon berbagai problematika Pendidikan Islam Nasional, seperti carut marut penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) dan Pro kontra kurikulum 2013. Di samping itu, seminar ini adalah bentuk ikhtiar FITK IAIN Mataram dalam berpartisipasi membenahi manajemen SDM dan kelembagaan Pendidikan Islam, Khususnya NTB.
Apresiasi dan ucapan selamat disampaikan oleh Direktur diktis kemenag RI. Beliau menyambut baik kegiatan FITK IAIN Mataram yang telah berinisiatif melaksanakan kegiatan nasional dan diskusi ilmiah antara PTAI baik negeri maupun Swasta guna menjawab berbagai problematika pendidikan Islam. FITK IAIN Mataram diharapkan terus dapat menjadi motor penggerak dinamika Pendidikan Islam baik Nasional mapun Internasional.
Rektor IAIN Mataram (Dr. H. Nashuddin, M.Pd) yang bertindak sebagai Keynote Speaker mengurai beberapa problematika Pendidikan Islam seperti diskursus dikotomi yang tak kunjung usai antara ilmu agama dan ilmu umum, miss-manajemen SDM dan kelembagaan pendidikan Islam, dan perspektif kebijakan politis nasional yang dalam teknis implementatif pelaksanaannya cendrung memposisikan lembaga pendidikan Islam seperti madrasah dan pesantren hanya sebagai sekedar "pelengkap" komponen utama pendidikan nasional.
Sebagai narasumber, Direktur Diktis menjelaskan bahwa Kemenag RI telah melakukan berbagai hal strategis dalam menjawab problematika Pendidikan Islam di PTAI, diantaranya dengan peningkatan kualifikasi dosen, peningkatan produktifitas dan kinerja dosen, peningkatan tata kelola, peningkatan relevansi kurikulum, dan rekognisi dengan memperbesar publikasi ilmiah para dosen dalam skala regional dan internasional. Dalam konteks perubahan kurikulum, para pembicara berkesimpulan bahwa kurikulum 2013 merupakan Pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi yang telah dirintis pada tahun 2004 dengan mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara terpadu. Kurikulum 2013 perlu lebih disosialisasikan dan butuh strategi implementatif serta kerjasama yang baik antara pemerintah dengan Lembaga Pendidikan sehingga tidak terjadi pro-kontra.
Terkait dengan manajemen SDM di Lembaga Pendidikan Islam, Wakil Menteri BUMN RI meyampaikan bahwa hakekat pembangunan manusia dapat dipahami melalui pemanfaatan equipment dasar (akal, hati dan ruh), fungsi utama (khalifah dan hamba), dan tugas & kewajiban pokok (illa liya'budun). Pemimpin/ khalifah masa depan (effectif leader) harus dapat me-manage hal tersebut untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Untuk dapat beradaptasi & berkompetisi dalam lingkungan yang terus menerus berubah, lembaga pendidikan Islam harus menjadi organizational learning dimana seluruh elemennya memahami betul proses-proses dalam learning organization yang berbasis pada knowledge management.

 
LEMBAGA DAKWAH MAHASISWA IAIN MATARAM MENGADAKAN FESTIFAL ANAK SHOLEH By : admin
   

Rektor IAIN Mataram diwakili Dr.Suhirman,MSi selaku Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dalam sambutannya saat membuka acara Festifal Anak Sholeh yang dilaksanakan oleh Lembaga Dakwah Mahasiswa Islam (LDMI) IAIN Mataram menjelaskan bahwa sangat mendukung dan memberikan aspirasi yang sangat besar terhadap kegiatan ini, dan juga harapannya bahwa kegiatan ini tidak hanya cukup sampai disini akan tetapi dapat dilanjutkan dan dilaksanakan untuk masa-masa yang akan datang dalam rangka program pengkaderan bagi putra-putri bangsa.
Iman Syafe'I selaku Ro'is Amm LDMI - IAIN Mataram menjelaskan bahwa da'wah adalah menyeru umat manusia menuju jalan kebaikan, memerintahkan yang ma'ruf dan mencegah dari yang mungkar dalam rangka memperoleh kebahagiaan dunia maupun akhirat. Hal ini jelas firaman Allah SWT dalam al-Qura'an yang artinya sbb: "Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru pada kebaikan, menyuruh pada yang ma'ruf dan mencegah dari yang mungkar, merekalah orang-orang yang beruntung". (QS.Al-Imran ayat 104 ). Serangkaian dengan itu pula hadis Rasulullah SAW. menyebutkan bahwa " Sampaikan walau satu ayat " dari dua redaksi dalil diatas Al- Quran dan Hadis tersebut mengandung hikmah bahwa kita dituntut selaku umat muslim untuk senantiasa berdakwah (menyeru) kepada kebaikan walaupun kita hanya bisa satu ayat pun.
Generasi muda muslim saat ini lanjutnya sungguh sangat merosot, miskin akan pemahaman khazanah keislaman katanya. Hal demikian yang melatarbelakangi untuk melakukan kegiatan ini menurutnya. Kegaiatan ini adalah Pemilihan para Da'i Cilik (PILDACIL) Se-Pulau Lombok. Guna memupuk serta menemukan bibit-bibit unggul generasi muda cilik sebagai ujung tombak syiar islam khususnya di kawasan Lombok katanya.
Drs.Ma'ruf,SH.MAg. selaku Pembina LDMI-IAIN Mataram mengatakan bahwa LDMI adalah merupakan bagian integral atau wadah generasi muda yang akan mewarisi nilai-nilai perjuangan Nabi Muhammad SAW dan memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan dan mewujudkan cita-cita perjuangan tersebut. LDMI merupakan figur yang harus berusaha menjadi tauladan sekaligus sebagai mahasiswa yang memiliki fungsi ganda dalam menyebarkan amar ma'ruf nahi munkar. Selain itu berfungsi pula sebagai cadangan nasional dalam pertahanan negara, memiliki semangat kebangsaan, kepribadian yang penuh disiplin serta mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi maupun golongan. Fungsinya sebagai mahasiswa yang menyandang gelar intelektual muda menurutnya dituntut memiliki inisiatif dan kreatifitas serta daya nalar yang tinggi agar mampu menjawab tantangan permasalahan yang dihadapi dalam menyebarkan dakwah baik yang di masa kini maupun masa datang demikian mengakhiri.
Hasan Basri selaku ketua panitia menjelaskan bahwa kegiatan ini bernama "Festifal Anak Shaleh" dengan jenis kegiatan pemilihan Da'i Cilik (Pildacil) se- Pulau Lombok, sedangkan tema kegiatan ini menurutnya adalah " Melalui Kompetisi Sebagai Wahana Memotivasi Peserta Didik dalam Menginternalisasikan Nilai-nilai Dakwah Sejak Dini ". Dengan tujuan mengakomodir para generasi muda dalam kegiatan yang bernuansa islami, menjalin silaturrahmi antar generasi muda se-Pulau Lombok, menyalurkan bakat seni berpidato/debat bagi generasi muda, dan membina Da'i Cilik sejak dini yang berpotensial terhadap syiar Islam.
Ditanya mengenai peserta lomba Basri menjelaskan bahwa Pemilihan Da'i Cilik ini melibatkan utusan dari TPA/TPQ dan pelajar SD/MI se- Pulau Lombok dengan jumlah yang terdaftar 100 orang. Kegiatan ini lanjutnya dilaksanakan selama 4 hari, yaitu dari tanggal 22 s/d 25 April 2013, bertempat di Kampus I IAIN Mataram jalan pendidikan no. 35 Mataram.