Halaman : 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33


MENWA IAIN MATARAM MELAKUKAN TAPAK RINJANI 2012 By : admin
   

Rektor IAIN Mataram diwakili Pembina Menwa Satuan 908 "Waspada Purba Wisesa" IAIN Mataram Drs.Tamjidillah HM.Amin,MPd. melepas keberangkatan anggota Resimen Mahasiswa IAIN Mataram melakukan pendakian gunung Rinjani. Dalam sambutannya Tamjid menjelaskan bahwa Resimen Mahasiswa adalah merupakan wadah penampung kader-kader pemimpin masa depan yang memiliki etos kerja yang tinggi, trampil dan siap dalam kondisi apapun. Semua itu tidak terlepas dari  pendidikan dan latihan baik dalam bentuk ketahanan fisik, mental maupun jiwa korsa yang selalu berkobar  sesuai dengan semboyan Widya Castrena Dharma Shida. Oleh karna itu untuk memperkuat jiwa mentalitas keperwiraan dan intelektualitasnya serta rasa tanggung jawabnya anggota Menwa NTB dengan nama Menwa Rinjani maka perlu dilakukan Tapak Rinjani. Untuk kesuksesan dan keberhasilan kegiatan tersebut lebih lanjut tamjid banyak memberikan himbauan terhadap keselamatan dan kesehatan para anggota didalam menjalankan aktifitas ini. Disisi keselamatan menurutnya, kekompakan dan kebersamaan perlu dijaga, hindari sifat mau menang sendiri atau egoistis, usahakan selalu kedepankan musyarah dalam memutuskan sesuatu, percaya pada pimpinan regu karena mendaki memerlukan tindakan yang tegas, tegap dan tepat. Dalam masalah kesehatan, usahakan badan, pakaian dan tempat selalu dijaga dan diperhatikan. Disamping itu sebelum mamasuki lokasi tempat pendakian usahakan berkoordinasi dengan petugas yang berkompeten dan berpengalaman dalam menangani masalah tersebut. Demikian penjelasannya.M. Haidir Sibala selaku Dansat Menwa IAIN Mataram menjelaskan bahwa Tema kegiatan ini adalah "Melalui Tapak Rinjani dapat meningkatkan jiwa korsa dan ketahanan fisik, menjadikan anggota Resimen Mahasiswa IAIN Mataram yang ingat akan jati diri serta memiliki rasa tanggung jawab".Sedangkan Tujuannya adalah meningkatkan jiwa korsa, melatih ketahanan fisik, sebagai mahasiswa mewujudkan Tri Darma Perguruan Tinggi, membantu melaksanakan program pemerintah dalam rangka pelestarikan lingkungan alam dan memelihara aset Wisata  Provinsi NTB. Adapun sasaran dari kegiatan ini lanjutnya adalah melahirkan anggota menwa yang percaya diri, berkeperibadian, memiliki pendirian yang teguh, tangguh dalam pendirian dan memiliki mental kuat dalam keadan dan kondisi apapun, menumbuh kembangkan kepedulian dan kesadaran dalam kelestarian lingkungan alam dan wisata daerah.Dalam laporannya Dansatgas Muhammad Yani menjelaskan bahwa kegiatan ini berlangsung selama 7 hari dari tanggal 08 s.d 14 Oktober 2012 bertempat di Gunung Rinjani Nusa Temggara Barat. Adapun kegiatan yang dilakukan adalah disamping pendakian gunung Rinjani juga setelah sampai ke puncak gunung diadakan kegiatan bakti social seperti pembersihan disekita Danau Segaraanak, Pembaretan dan do'a bersama. Sedangkan peserta lanjutnya berjumlah 24 orang terdiri dari 18 orang anggota Menwa 3 orang dari Pramuka dan 3 orang dari KSR IAIN Mataram, dan dari jumlah peserta tersebut  terdapat 3 orang peserta wanita yaitu dari anggota Menwa IAIN Mataram, demikian penjelasannya.

 
IAIN MATARAM MENERIMA KUNJUNGAN SILATURRAHIM IRJEN KEMENAG RI By : admin
   

Rektor IAIN Mataram Dr.Nashuddin,M.Pd menerima kunjungan Silaturrahim Inspektur Jenderal Kementerian Agama RI dengan seluruh Dosen dan Pegawai IAIN Mataram dalam rangka Ta'arruf, Pembinaan dan Dialog terbuka Sabtu, 06 Oktober 2012.

Yang hadir dalam kesempatan tersebut adalah segenap unsur pimpinan IAIN Mataram mulai dari Rektor, Pembantu Rektor dan para Dekan dan pembantu Dekan,  para kepala-kepala unit, para pejabat ecelon III dan IV di tingkat Rektorat maupun tingkat Fakultas serta Dose dan  pegawai administrasi di ligkungan IAIN Mataram.

Dalam sambutannya Rektor menyampaikan beberapa hal kepada Itjen, berkenaan dengan perkembangan terkini IAIN Mataram baik perkembangan jumlah mahasiswa, dosen maupun jumlah pegawai administrasi, juga disampaikan pula perkembangan terkini mengenai pembangunan fisik IAIN Mataram tahun 2012 baik gedung maupun fasilitas sarana dan prasarana lainnya, serta rencana IAIN Mataram ingin berubah status menjadi UIN Mataram.

Inspektur Jenderal Kementerian Agama RI Dr.H.Moch.Jasin,MM. dalam arahannya menyampaikan beberapa hal pokok yaitu Pertama peta permasalahan bangsa yaitu pemberantasa korupsi yang sekarang sedang dibasmi secara Nasional oleh pemerintah. Korupsi menurutnya adalah justeru akan membuat negara kita tidak maju dan tidak bisa berkembang menuju tercapai tujuan pembanguna nasional yang diinginkan. Hal yang Kedua yang disinggung adalah perubahan system penyelenggaraan kementerian Agama. Dalam rangka perubahan system penyelenggaraan kementerian agama yang baik, maka perlu merubah siatem audit, yang selama ini audit Itjen kementerian agama pada masing-masing Satker lebih fokus pada audit bidang kepegawaian, keuangan, BMN dan tugas pokok dan fungsi (TUSI), akan tetapi untuk kedepan program audit difokuskan pada audit kinerja, yang demikian itu adalah merupakan amanat Peraturan Pemerintah No.60 tahun 2008  tentang System Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP). Sedangkan yang Ketiga adalah Reformasi Birokrasi Kementerian Agama.

Dalam acara dialog terbuka dengan para Dosen dan Pegawai IAIN Mataram, ditanya  mengenai batas maksimal pemeriksaan BPK terhadap oknum pejabat yang melanggar pidana Korupsi, menurut mantan Wakil Ketua KPK ini bahwa, walaupun pejabat yang bersangukutan telah mendekati masa pension, namun apabila masih menyangkut persoalan pidana korupsi pada dirinya, sebelum lewat masa 15 tahun,  maka yang bersangkutan tetap diadili dan di selesaikan melalui jalur hukum.

Disamping dipertanyakan masalah yang berhubungan dengan pelanggaran pidana korupsi sebagai mana tersebut diatas, juga dipertanyakan masalah-masalah yang berhubungan dengan beban tugas mengajar para dosen,  bagaimana nasib para dosen yang ingin mendapatkan ijin belajar atau tugas belajar pada jenjang yang lebih tinggi, dan beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan  pendidikan tinggi baik menyangkut mahasiswa, pegawai maupun dosen pada umunya. 

 

 
REKTOR MEMBUKA PLPG ANGKATAN KE XI TAHUN 2012 By : admin
   

Rektor IAIN Mataram Dr.Nashuddin,M.Pd membuka Pendidikan dan Latihan Perofesional Guru (PLPG) bagi Madrasah se NTB belum lama ini. Kegitan tersebut berlangsung selama 10 hari yaitu dari tanggal 24 September sd 03 Oktober 2012 bertempat di Aula Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Mataram. Yang hadir pada acara tersebut adalah para pejabat dilingkungan IAIN Mataram dan para dosen beserta Narasumber. Demikian ungkap ketua Panitia Drs.H.Baehaqi,M.Pd. Lebih lanjut Pembantu Dekan II Fakultas Tarbiyah ini menjelaskan bahwa biaya PLPG angkatan XI ini  berasal dari  anggaran Bansos, bukan dari anggaran DIPA IAIN Mataram. Untuk pencairan dana tersebut lanjut Baihaqi, para peserta harus membuka rekening di Bank BTN untuk menerima trasfer dari pemerintah, kemudian setelah dana tersebut dicairkan maka dapat ditransfer kembali ke Rekening IAIN Mataram untuk membiayai pelaksanaan PLPG yang sedang baerlangsung. 

            Dalam sambutannya Rektor berharap kepada semua peserta selama mengikuti kegiatan ini supaya lebih disiplin dan dapat melewatinya sesuai syarat dan rukun yang ditetapkan panitia, dengan demikian keberhasilan dan kesuksesan yang diharapkan tidak mungkin terlewati. Dalam rangka memotifasi diri, Rektor berharap kepada para peserta agar kegiatan ini dapat dimaknai dengan kegiatan  Jihad yaitu kegiatan yang bernuansa kemaslahatan bagi masa depan keluarga.

Untuk memperoleh kriteria guru yang berkualifikasi lanjutnya maka peserta harus memiliki Standar Kualifikasi Akademik yaitu kualifikasi Pendidikan SI dan memiliki 4 kompetensi guru, yaitu :  pertama kompetensi pedagogik bermakna guru itu selalu bijak dalam mengambil keputusan, kedua guru itu berkompetensi profesional yakni guru itu selalu memiliki bidang keahlian, ketiga guru itu berkompetensi kepribadian yakni selalu berpenampilan yang islami dan yang keempat adalah guru itu berkompetensi sosial yakni selalu berhubungan baik dengan orang lain.

Mengakhiri sambutannya Rektor berharap kepada semua peserta untuk mematuhi aturan yang berlaku dan selalu menjaga stamina, agar tidak terganggu konsentrasi belajar dan dapat melaksanakan tugas-tugas yang di berikan para tutor, itu semua adalah jalan kesuksesan bagi bapak/ibu peserta. 

            Peserta PLPG bagi guru Madrasah kali ini menurut Baehaqi berjumlah 195 orang yang terdiri dari Raudatulo Atfal (RA) 11  orang, Madrasah Ibtidaiyah (MI) berjumlah 90 orang, MTs 67 orang, dan MA  26 orang. Ditanya  mengenai persyaratan peserta yang layak untuk di-PLPG-kan Baehaqi menjelaskan bahwa para peserta terlebih dahulu melakukan Ujian Kompetensi Awal (UKA). Setelah melengkapi persyaratan akademik lainnya.