Halaman : 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33


HALAL BIHALAL IAIN MATARAM 2012 By : admin
   

Halal bihalal sudah menjadi tradisi bagi keluarga besar IAIN Mataram, mengiringi Hari Raya Idul Fitri setiap tahunnya demikian penjelasan ketua panitia Drs.H.Achsanuddi,M.Pd dan juga selaku Pemantu Rektor II. Untuk tahun ini lanjutnya keluarga besar IAIN Mataram kembali merayakan halal bihalal 14 Syawwal 1433 H (01 September 2012 M) di Aula utama IAIN Mataram. Seperti tahun-tahun sebelumnya acara dengan tema "Saling Memaafkan dan Meningkatkan Kebersamaan" ini menurutnya, selain dihadiri seluruh Civitas Akademik, Dharma Wanita, serta Sesepuh dan Pendiri IAIN Mataram dan juga dihadiri Kakan Kemenag NTB, Kakan Kemenag Kota Mataram, Kepala Pengadilan Agama Mataran dan Ketua STHN Gde Puja Mataram dan beberapa undangan lainnya.

Lebih lanjut Achsanuddin, sebagaimana halnya Halal bihalal pada umumnya, kegiatan ini juga diisi dengan uraian hikmah Halal bihalal oleh Dr.Fakhrurrozi,MA Pembantu Dekan III Fakultas Dakwah IAIN Mataram. Dalam uraiannya, Fakhrurrozi menjelaskan bahwa halal bihalal dimaknai secara vertikal dan horizontal. Secara veritikal dimana ‘halal' bermakna menghalalkan dengan Allah, melalui media shalat, puasa yang baru saja kita lalui. Sedangkan secara horizontal ‘bihalal' bermakna menghalalkan dengan sesama manusia, melalui silaturrahmi, saling memaafkan dan sebagainya. Hal ini sejalan dengan pemaknaan ‘idul fitri'  yang tidak hanya bermakna kembali kepada kesucian (kesalehan individu), melainkan juga internalisasi nilai Islam dalam koneks kemanusiaan dan kehidupan bermasyarakat (kesalehan sosial), juga dengan melalui Silaturrahim menjauhkan kita dari sifat sombong dan angkuh, karena yang berhak memiliki sifat yang demikian itu hanyalah Allah SWT. Oleh karena itu menurutnya bahwa untuk menghilangkan sifat sombong dan angkuh  adalah selalu merendahkan diri dan senantiasa menjalin hubungan silaturrahin diantara sesama.

            Mengawali sambutannya Dr.H.Nashuddin,M.Pd selaku Rektor mengucapkan maaf lahir dan batin kepada seluruh keluarga besar IAIN Mataram atas kepemimpinannya selama ini. Silaturrahim adalah merupakan ajang komunikasi bagi kita semua, dengan berkomunikasi yang lancar, silaturrahim menjadi semakin baik, disamping itu pula dengan lanjutnya silaturrahim juga menjadikan obat penenang hati dari segala macam penyakit serta merupakan sarana saling mendoakan antara yang sehat kepada yang sakit dan yang sempat kepada yang sempit, demikian ungkapnya semabari mengajak para hadirin untuk selalu membiasakan diri untuk selalu berkomunikasi antara sesama dan tetap menjalin hubungan silaturrahim.  

Mengahiri sambutannya Nashuddin berharap melalui moment halal bihalal ini atas nama civitas akademika IAIN Mataram memohon maaf jika ada hal-hal yang kurang berkenan dan lewat kesempatan ini pula mengajak civitas akademika IAIN Mataram untuk meningkatkan kebersamaan, bahu membahu membangun IAIN Mataram menjadi maju dan berdaya saing menuju IAIN Mataram yang berdedikasi, akuntabel, religius dan unggul. Disela-sela sambutannya juga menghimbau kepada para ibu anggota Dharma Wanita mendorong suaminya untuk lebih rajin masuk kantor melaksanakan aktifitasnya sebagai abdi Negara dan masyarakat sembari berharap agar rejki yang diperoleh mendapat barokah dari Allah SWT.

 
IAIN MATARAM MELAKSANAKAN OPAK MAHASISWA BARU TAHUN AKADEMIK 2012-2013 By : admin
   

Sebagaimana biasa setiap tahun pada awal semester ganjil, IAIN Mataram, Perguruan Tinggi Islam Negeri satu-satunya di wilayah Nusa Tenggara ini, melakukan kegiatan Orientasi Pengenalan Akademik (OPAK) mahasiswa baru IAIN Mataram tahun akademik 2011-2012. Kegiatan yang dilakukan selama 5 hari yang didahului dengan pra opak selama 3 hari ini, telah dibuka oleh Rektor IAIN Mataram ditandai dengan penyematan tanda peserta dan pelepasan Balon yang diwakili Pembantu Rektor Bidang Akademik Prof.Dr.H.M.Taufik.M.A, Ahad tanggal,  26 Agustus  2012 dan berakhir 29 Agustus 2012.

Dalam sambutannya Taufik menjelaskan bahwa Opak merupakan kebutuhan dasar untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi dan kendala-kendala yang bersifat non akademik seperti semangat, niat dan komitmen belajar dalam menempuh dan menyelesaikan studi harus diatasi sejak dini. Kesiapan mental dalam mengikuti Opak perlu diperhatikan oleh para calon mahasiswa baru, karena Opak merupakan penggemblengan diri menjadi manusia disiplin, sekaligus merupakan wahana untuk membangkitkan semangat dan perjuangan, menuju masa depan yang lebih baik, oleh karena itu jadikanlah diri anda menjadi insan yang unggul dan islami sehingga bermanfaat dan bertanggung jawab secara akademis.

Kegiatan Opak dengan Tema Semangat Kolektifitas Menuju IAIN Baru (Berdedikasi, Akuntabel, Religius dan Unggul) ini menekankan materinya pada beberapa aspek antara lain aspek dasar seperti; akademik, kemahasiswaan dan berbagai pola kehidupan di kampus seperti Profil dan Kode Etik mahasiswa IAIN Mataram, Tri Dharma Perguruan Tinggi, pola kehidupan mahasiswa, Belajar di perguruan tinggi, Keperpustakaan, Pengenalan organisasi intra kampus dan pengenalan Administrasi Akademik dan keuangan IAIN Mataram. Sementara itu semua unsur Civitas Akademika IAIN Mataram bersama-sama terlibat didalam kegiatan ini jelasnya. Sedangkan Nara sumber kegiatan ini berasal dari Pejabat, Dosen dan para mahasiswa aktifis kampus.

Dalam laporannya Irzani,M.Pd selaku ketua panitian Opak Mahasiswa Baru IAIN Mataram dan juga selaku Ketua Jurusan Pendidikan Matematika bahwa peserta Opak Mahasiswa Baru IAIN Mataram tahun 2012 ini berjumlah 1933 orang yang terdiri dari pendaftar 3 fakultas yaitu fakultas tarbiyah, fakultas syari'ah dan fakultas da'wah.

Lebih lanjut Irsani menjelaskan bahwa Animo masyarakat untuk masuk IAIN Mataram dari tahun ke tahun meningkat berkat Sosialisasi intensif yang dilakukan pihak IAIN Mataram baik lewat road show keberbagai madrasah dan pondok pesantren, maupun melalui penyebaran brosur, pemasangan baliho dan spanduk di berbagai tempat, juga dengan bantuan mahasiswa-mahasiswa KKP dan PPL diberbagai lokasi dan desa. Disamping itu juga dari jumlah pilihan jurusan yang kompetitif dengan adanya jurusan baru yang dibuka seperti jurusan Bimbingan Konseling Islam (BKI) di fakultas Dakwah, juga pertimbangan  Alumni IAIN sangat dibutuhkan masyarakat terutama di dunia pendidikan serta fasilitas pendukungnya seperti sarana dan prasarananya memadai serta adanya program unggulan Rektor IAIN Mataram membebaskan mahasiswa dari biaya kuliah seperti penjaringan calon mahasiswa baru yang berprestasi, calon mahasiswa baru Hafiz dan Hafizoh yang berasal dari pondok pesantren, mahasiswa Bidik missi dan banyaknya bentuk-bentuk beasiswa lainnya yang di programkan oleh Rektor.

 
Fakultas Dakwah IAIN Mataram Turun ke Masyarakat By : admin
   

Dalam mempertegas peran dan fungsi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Fakultas Dakwah IAIN Mataram tahun ini melakukan safari ramadhan, tepatnya ke masjid Nurul Hilal Bongor Kecamatan Praya Tengah Lombok Tengah. Kunjungan pada Minggu Malam tanggal 11 Agustus 2011 yang lalu dalam rangka memperat tali silaturrahmi dengan warga. Rangkaian kegiatan diawali dengan acara buka bersama dan sholat tarawih berjamah dirangkai dengan uraian hikmah Nuzulul Qur'an yang langsung disampaikan oleh ketua rombongan Fakultas Dakwah Dr H. Subhan Abdullah Acim,Lc.MA. (Plh. Dekan Fakultas Dakwah)

Sebelum uraian Nuzulul Qur'an dimulai, dalam sambutan yang  disampaikan oleh pembantu Dekan II Fakultas Dakwah Muhammad Sa'I,MA menyatakan pentingnya jalinan silaturrahmi terlebih bulan ramadhan kesempatan memperbaiki diri (introspeksi diri). Disampaikan juga kenapa Lombok Tengah menjadi tujuan safari kali ini karena mahasiswa Fakultas Dakwah sebagian besar berasal dari wilayah Lombok Tengah, ungkapnya.

Dalam uraian Hikmah Nuzulul Qur'an, lulusan Doktor Tafsir Universitas Maroko, berintikan Al Qur'an dan Ramadhan bagaikan dua pasangan sejoli, ibarat dua sisi mata uang logam yang tidak bisa dipisahkan. Ramadhan adalah bulan diturunkannya Alquran dan Alqur'an  adalah petunjuk bagi umat manusia. Dicontohkan kisah seorang budak yang masuk Islam dan sekaligus sahabat dekat baginda rasul dan satu-satunya sabahat yang diberikan lisensi naik ke Ka'bah untuk mengumandangkan azan, karena berkat kekuatan mempertahankan imannya dikala disiksa oleh majikannya.  Lanjutnya, dengan petunjuk alquran lah, siksa yang berat tidak berarti apa-apa bagi Bilal bin Rabbah. Selama uaraian berlangsung warga cukup antusias menyimak uraian hikmah Nuzulul Qur'an sampai acara selesai.

Rombongan tim fakultas Dakwah diikuti oleh Kajur KPI Ahyar M.Pd, Kajur PMI Imran,M.Si, Sekjur PMI Murdianto,M.Si dan staf fakultas Dakwah yang sekaligus dikahiri dengan pemberian  cendra mata kepada pengurus masjid diserahkan langsung oleh PD II Fakultas Dakwah IAIN Mataram.